DUYU, TONAKODI – Anggota DPRD Kota Palu, Andris, S.Sos, menutup kegiatan reses caturwulan III masa persidangan 2025 di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, pada Jumat, (24/10).
Kegiatan berlangsung di atas gunung dan dipercepat karena cuaca dingin. Dalam pertemuan ini, warga menyampaikan aspirasi mulai dari lampu jalan hingga jalan aspal.
Warga Kampung Tengah, Anhar, menyampaikan terima kasih atas program aspirasi 2026 yang telah masuk rencana. Ia berharap pemerintah membangun drainase di sisi timur jalan serta rabat di lorong pemukiman.
“Bagi warga Kampung Tengah, sampaikan aspirasinya ke Pak Andris agar bisa dibawa dan direalisasikan,” ujar Anhar.
Reses hari kelima ini juga dihadiri warga RT 3 yang menyampaikan usulan tambahan lampu penerangan di Sungai Sumbe Lewara. Menanggapi hal tersebut, Andris menjelaskan keterbatasan pada pemasangan lampu jalan.
“Memang saya setujui dan dukung sebelumnya, tapi karena listrik masih pakai kabel utama, bukan jaringan SR, tidak disarankan pasang lampu merkuri,” katanya.
Andris menambahkan bahwa jika jaringan listrik sudah tersedia, maka lampu bisa langsung dipasang karena tidak memerlukan biaya tambahan.
Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga untuk dimasukkan dalam anggaran perubahan jika memungkinkan.
Beberapa program utama tahun 2026 telah disiapkan, antara lain pembangunan Kantor Lurah Duyu senilai Rp2,6 miliar, pengadaan tenda lima petak, 150 kursi untuk dipinjamkan kepada masyarakat, serta lanjutan pengaspalan Jalan Sungai Lewara.
Sementara itu, di tahun 2025 ini, pemerintah telah menyediakan 700 kursi dan satu unit mobil pickup untuk kebutuhan warga.
Andris juga menyampaikan bahwa Pemkot Palu menyetujui pengadaan lima paket dokar dan enam ekor kuda untuk wilayah Duyu, Kintabaru, Tagari, dan Tanggiso, yang akan menjadi milik pemerintah kota sebagai upaya melestarikan kendaraan tradisional suku Kaili di Palu.
“Saya apresiasi kehadiran masyarakat yang tetap antusias meskipun kondisi cuaca kurang mendukung. Kita akan terus berkomunikasi,” tutup Andris.TIN