PALU, TONAKODI – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid secara resmi menerima bantuan gempa Sulteng dari PT Donggi Senoro LNG untuk mendukung proses pemulihan pascabencana bagi masyarakat terdampak. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima tersebut berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Kamis (02/07).

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan sektor swasta ini menjadi langkah strategis dalam menangani dampak bencana alam di wilayah tersebut. Penyaluran bantuan gempa Sulteng difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang saat ini memasuki masa transisi pascatanggap darurat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Donggi Senoro LNG atas kepedulian yang diberikan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi,” kata Anwar Hafid, Gubernur Sulawesi Tengah.

Anwar menjelaskan bahwa logistik tersebut akan segera didistribusikan ke sejumlah titik terdampak, mulai dari Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, hingga Kota Palu. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh bantuan tepat sasaran dan membantu masyarakat segera bangkit.

“Insyaallah seluruh bantuan ini akan segera kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” tambah Anwar.

PT Donggi Senoro LNG menyerahkan dukungan berupa 200 liter air bersih, 400 kasur lipat, dan 400 selimut. Bantuan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kondisi kemanusiaan di wilayah operasional Sulawesi Tengah.

“Bantuan tanggap darurat yang kami serahkan hari ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta membantu proses pemulihan,” ujar Manager External Relations PT Donggi Senoro LNG.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, serta Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto. Seluruh bantuan gempa Sulteng tersebut selanjutnya akan dikelola oleh BPBD untuk proses distribusi ke lokasi pengungsian.