GRESIK, TONAKODI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mencatat sejarah baru setelah berhasil mengamankan barang bukti 3 ton ganja di Gresik dalam sebuah operasi senyap. Temuan fantastis di kawasan pergudangan ini menjadi pengungkapan kasus narkotika terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia.
Lokasi penyimpanan barang haram tersebut berada di Pergudangan Prambanan Bizland, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme. Tim gabungan telah melakukan pemantauan intensif selama berbulan-bulan guna membongkar jaringan yang menggunakan sistem logistik modern untuk menyembunyikan 3 ton ganja di Gresik dari pantauan petugas.
Angka sitaan ini resmi melampaui rekor nasional sebelumnya pada Mei 2025, di mana aparat mengamankan 2 ton sabu di perairan Tanjung Balai Karimun. Sejak 2021, volume penyitaan narkotika terus meningkat secara signifikan, namun temuan di wilayah kerja Badan Narkotika Nasional kali ini menjadi yang paling masif.
Besarnya barang bukti membuktikan bahwa Jawa Timur kini menjadi salah satu target utama distribusi sindikat narkotika internasional dan bukan sekadar daerah perlintasan. Pihak berwenang menduga jaringan ini memiliki kemampuan logistik yang sangat besar untuk mengelola peredaran 3 ton ganja di Gresik tersebut secara terorganisasi.
“Pengungkapan spektakuler ini menjadi bukti bahwa perang melawan narkotika masih jauh dari selesai,” kata Aris Purnomo, Kepala BNNP Jawa Timur.